6 Trik Mudah Agar Anak Lahap Makan

6 Trik Mudah Agar Anak Lahap Makan

Karena itu, salah satu cara mengatasi anak yang susah makan adalah Bunda harus lebih kreatif lagi dalam menyajikan menu untuk si kecil. Variasikan menu makanan yang Bunda hidangkan, antara lain dengan mengombinasikan rasa gurih dan manis pada lauk maupun hidangan sayur. Asal Ibu kreatif, keju sangat mudah lho diolah menjadi berbagai bentuk makanan. Ternyata selain rasanya enak, ternyata keju memiliki kandungan vitamin D, vitamin B12, protein, dan kalsium. Kalsium pada keju baik untuk kesehatan tulang dan gigi si kecil lho bu. Selain itu keju juga baik untuk meningkatkan berat badan Si Kecil, jika kekurangan berat badan.

Cobalah untuk menawarkan anak Anda makanan baru dan jenis-jenis makanan yang belum disukai anak sebelumnya. Selama makan bersama, pastikan tidak ada distraksi atau gangguan seperti tayangan televisi, panggilan telepon, ataupun gawai pintar. Setelah bayi cukup besar, Bunda bisa memposisikan si Kecil untuk duduk sekitar 30 menit setelah makan atau menyusu.

Sebelumnya perlu diketahui, seksualitas memang sangat berhubungan dengan hormon seseorang. Hormon sendiri tidak bisa dikaitkan dengan penggemukan badan seseorang. Sebab, yang membuat seseorang menjadi gemuk dan bertambah berat badan adalah karena lemak yang menumpuk pada tubuhnya karena pola makan yang tidak terkontrol. Jadi, tidak benar jika dikatakan intercourse gemuk atau hubungan intim bisa membuat badan menjadi lebih gemuk. Berikan si kecil makanan yang ia sukai dalam porsi kecil dan dalam frekuensi yang lebih sering.

Tips agar makan anak lahap

Coba saja dengan yang mudah dulu supaya Anda lebih mudah merencanakannya. Berikan ia tugas yang mudah, misalnya menyiapkan beberapa bahan makanan atau sekadar menghias makanan. Biasanya, anak akan lebih tertarik untuk makan jika ia ikut serta dalam menyiapkan makanannya tersebut.

Hal tersebut agar si kecil terbiasa dengan waktu makannya dan hidupnya lebih teratur. Istri suka menulis, berkebun, baca novel dan hal-hal lainnya di sela kesibukannya mengurus anak dan rumah tangga. Ya sudah toh, yang penting tidak merugikan, tidak melalaikan pekerjaan rumah tangga dan tetap melayanimu dengan baik. Itu berangsur-angsur kemungkinan akan menyebabkan Anda semakin malas ketika harus merapikan rumah, merayu pasangan, dan banyak hal lainnya. Kondisi tersebut juga membuat pasangan tidak terlalu peduli seberapa banyak makanan yang mereka lahap, yang tentu akan menyebabkan berat badan bertambah.

Ketika sang buah hati sudah mulai aktif, cara mengatasi anak susah makan yang bisa diterapkan adalah dengan membuat kudapan camilan yang tinggi kalori. Anda bisa membuatnya dari buah, sayur, selai, keju, atau bahan lainnya. Camilan tinggi kalori ini bisa menjadi jalan keluar disaat sang anak sulit diajak untuk mengkonsumsi nasi. Cara mengatasi anak susah makan tidak harus selalu berpatokan pada jenis makanannya. Anda juga dapat berusaha membangun suasana makan yang menyenangkan.

Membiasakan makan bersama dengan orangtua di meja makan memang baik. Apabila ada sesuatu yang lebih menarik perhatiannya, tentu saja mereka tidak akan mampu untuk duduk sopan di meja makan. Dokter Arifianto menjabarkan bahwa sejak anak diberikan MPASI, maka makronutrien dan mikronutrien anak harus terpenuhi. Untuk makronutrien karbohidrat, tidak hanya berasal dari nasi, tapi juga bisa dari ubi, oat, roti, pasta, dll.

Jika dia meminta camilan sebelum makan malam, jadikan itu satu-satunya pilihan. Selalu sediakan sayuran yang bersih dan potongan-potongan di bagian depan kulkas agar mudah dilihat saat anak Anda mencari makanan. Cara ini merupakan salah satu trik yang mudah agar si Kecil mau untuk makan buah, karena tidak perlu dikunyah dan dapat langsung ditelan.

Wortel memiliki banyak beta-karoten, antioksidan yang diubah menjadi vitamin A dan berperan dalam pertumbuhan dan kesehatan mata. Atau Moms bisa membuat kreasi dari satu jenis makanan tertentu. Intinya, selalu temukan ide-ide terbaru untuk mengajak bayi makan dengan lahap tanpa harus memaksanya. Selain itu, persiapkan juga waktu anak untuk makan sehingga ia lama-kelamaan akan mengetahui waktu makannya dan mampu mempersiapkan dirinya. American Academy of Pediatrics menganjurkan cemilan bayi diberikan 2 kali sehari, yaitu ketika di sela waktu makan siang dan makan malamnya. Cemilan berguna untuk menjaga ia agar tetap berenergi menunggu waktu makan besarnya.

Comments are closed.